Mercedes Benz Kena Komplain Merek China

Beijing, KompasOtomotif – Merek mobil yang berasal China Chery Automobile mengajukan keluhan pemerintah mereka atas penggunaan nama “EQ”, bagi bisnis mobil “hijau” Mercedes-Benz. Jika terjagal, situasi ini dapat memukul unit bisnis Daimler (induk Mercedes Benz) pada pasar mobil listrik terbesar di dunia, China.

Mengutip Reuters, Jumat (23/3/2017) seorang juru bicara Chery mengatakan, mereka telah secara resmi mengajukan komplain ke kantor merek dagang punya pemerintah buat industri dan perdagangan. Harapannya merupakan buat menghadang rencana Mercedes memakai nama tersebut di pasa China.

Chery mengklaim sudah memakai nama “EQ” bagi model mobil listrik beberapa pintu miliknya selama beberapa tahun. Sementara Mercedes menunjukkan mobil konsep berteknologi listrik tahun lalu, bermerek  “EQ”, dan menyampaikan mulai membangun produk perdananya di Jerman akan akhir dekade ini (2020).

Bahkan, pihak Mercedes Benz juga menuturkan, bakal memproduksi EQ di China, tapi belum memberikan keterangan detail mengenai tanggal peluncuran.

Seorang juru bicara Mercedes menyampaikan dalam sebuah pernyataan tertulis, mereka sudah mengajukan aplikasi merek dagang “EQ” dengan otoritas terkait, tapi tak ada keterangan lebih lanjut.

Reuters Mobil Listrik Chery.

Ketika keputusan ke depan bakal berpihak pada Chery, tentu mulai merugikan Mercedes, buat berkompetisi di pasar penting buat kendaraan dengan energi baru. Pasalnya mobil listrik yg dijual di China paling besar, salah satunya berkat inisiatif pemerintah menargetkan penurunan polusi udara.

“Jika memasuki pasar China, itu mulai berdampak hak merek dagang kami. Mercedes Benz EQ dan kita (EQ) sangat mirip. Produk mereka juga yaitu mobil listrik,” kata juru bicara Chery.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*